Cara Aman Makan Sambal Saat Berbuka & Sahur

Sambal sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat Indonesia. Banyak yang mengatakan ga afdhal makan kalau ga pakai sambal, makan ga lengkap kalau ga pakai sambal, dan masih banyak lagi.

Sambal memang enak di konsumsi bareng makanan atau di cuaca tertentu. Terlalu berlebihan mengkonsumsi sambal dapat menyebabkan sakit perut.

Nah sahabat, karna bulan ini adalah bulan Ramadhan, boleh ga ya kita mengonsumi sambal? Simak penjelasan berikut ini.

Sambal lezat

Mengkonsumsi Dengan Porsi Yang Cukup

Cabai kaya akan manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh diantaranya membunuh sel kanker , melancarkan pencernaan, meningkatkan kinerja otak, menghilangkan stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, bantu detoks racun dan masih banyak lagi.

Mengkonsumsi cabai dengan porsi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti sakit perut. Pada ga mau kan kalau puasa ada faktor sakit perut ini. Males kan kalau bolak balik ke WC wkwk.

Bila Sambal Jadi Makanan Utama

Boleh – boleh saja sambal dijadikan makanan utama, tapi inget ada tapinya nih sahabat. Hanya konsumsi sebagai makanan utama, jangan setelah makan masih ngemil dengan sambal. Porsi sambal jadi makin nambah. Kembali lagi ke porsi masing-masing.

Minum Susu

Mengkonsumsi sambal tidak dilarang dan tidak ada yang melarang saat berbuka dan sahur, hanya dilarang saat puasa hehe. Kalau kamu kepedesan nih, saran mimin minum susu karena susu memiliki lemak yang dapat menyerap rasa pedas dan panas di dalam perut

Sesuaikan Levelmu

Tak heran bila penyuka sambal ga tanggung – tanggung sama yang namanya makan sambal dan level pedasnya. Buat kalian yang suka pedas saran mimin sesuaikan level pedasmu. Apalagi kita berpuasa ±12 jam alangkah baiknya saat berbuka level pedasnya di turunin. hehe

Btw, Marhaban Ya Ramadhan yaa guys, semoga puasa kalian lancar bulan ini dan tetap semangat menjalankan ibadah puasa. Semangat!!